RSS

Jumat, 24 Juni 2016

Fenomena VLOG


Perubahan dunia internet makin hari makin maju saja. Hal semacam ini juga selalu disertai dengan pemakai yang juga mengalami peningkatan yang begitu pesat. Dengan berkembangnya pemakai internet itu, nyatanya juga membuka kesempatan usaha baru yang dapat digunakan terlebih untuk mencari uang dari internet. Dari mulai dengan membuat toko online, jadi seorang Blogger, Youtuber serta pastinya Vlogger yang dua tahun terakhir ini mulai booming di Indonesia. 

Vlog sendiri termasuk masih baru di Indonesia, akan tetapi beberapa pegiat Vlog yang dimaksud juga Vlogger makin hari semakin banyak pula. Tidak heran memang, ini sudah pasti berkaitan erat dengan kenyataan di atas kalau pemakai internet di Indonesia yang makin hari makin banyak.


Awal Mula Munculnya Vlog 

Bila dahulu suatu blog dipakai sebagai media sharing beragam info, saat ini kelihatannya trend mulai sedikit berubah. Bukanlah saja blog, tetapi vlog mulai disukai oleh anak muda untuk tunjukkan eksistensinya. Definisi Vlog sendiri yaitu satu video yang diisi bermacam konten yang dapat diisi mengenai opini, cerita keseharian, atau apa pun yang lalu disisipkan pada suatu situs atau blog. Yang membedakan pada Vlogger serta Youtuber yaitu umumnya Youtuber tak menyematkan videonya ke blog. 

Mula kemunculan Vlog yaitu saat pada tahun 2000, seseorang yang bernama Adam Kontras yang mempublikasikan satu video pada blognya. Lalu pada tahun yang sama arti Vlog nampak ketika Adrian Miles memposting satu video yang lalu memakai arti Vlog yang mengacu pada konten yang ia tulis. Lalu pada tahun 2004, Vlog jadi lebih popular di luar negeri ketika Steve Garvield mengunggah video blognya yang dibarengi pernyataan kalau tahun itu yaitu tahunnya Vlog. Satu tahun selanjutnya pada tahun 2005 Vlog makin popular, website video berbagi Youtube lalu nampak yang lalu segera jadi situs yang paling banyak dikunjungi kelima didunia.


Fenomena Vlogger di Indonesia 

Di Indonesia Vlogging termasuk juga sedikit terlambat popular, masih kalah popular daripada Youtuber. Tetapi dua tahun terakhir makin banyak bermunculan artis Vlogger yang juga mulai banyak disukai. Sajian video yang lucu serta menghibur dapat jadi satu diantara alternatif hiburan yang cukup disukai oleh beberapa pemirsa.

Ada bermacam tujuan yang umumnya ingin diraih dari kesibukan Vlogging. Dari sebatas memberi hiburan pada pemirsa, mengemukakan kritik, promo suatu hal sampai dengan menginginkan memperoleh pendapatan dari video yang diupload. Saat ini, dengan perkembangan teknologi, konten Vlog makin gampang dibuat. Cukup hanya memakai handphone saja telah dapat membuat konten yang menarik.

Bukanlah saja memakai media Youtube, tetapi saat ini Vlogger juga memakai sosial media lain seperti Instagram dan sebagainya. Ada sangat banyak tokoh Vlogger yang populer di Indonesia, seperti Raditya Dika, Bayu Skak, Aref Muhammad, dan Laurentius Rando. Dan berikut ini salah satu Vlog milik Raditya Dika.


Apakah Vlog Hanya Jadi Trend Sebentar Lalu Menghilang? 

Dapat disebutkan Vlog ini tengah alami saat booming-nya. Lantas bagaimana ke depan? Apakah tetap dapat bertahan seperti Blog. Untuk satu tahun lebih ke depan, Vlog saya yakin masih media yang disukai beberapa orang. Tetapi bagaimanapun juga satu trend pasti akan menjumpai saat kejenuhannya tak tahu kapan. Diluar itu, konten yang ada pada Vlog juga begitu punya pengaruh pada trend tersebut. Bila beberapa Vlogger dapat menyuguhkan suatu hal yang menarik dan berbeda, saya yakin fenomena Vlog masih dapat bertahan lama.

Dengan makin banyak Vlogger yang bermunculan, pasti akan makin memberi ramai segmen Vlogging. Serta mudah-mudahan saja itu dapat membuat persaingan sehat yang lalu dapat menimbulkan Vlogger-Vlogger kreatif.



Nama: Elintia Devi
NPM: 12515172
Kelas: 1PA16

Selasa, 21 Juni 2016

Kitalah yang Bertanggung Jawab atas Diri Kita Sendiri



Alkisah, Ani dan Dian, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani mereka dengan buruk. Mukanya sungguh tidak ramah.

Ani jelas sekali jengkel menerima pelayanan seperti itu. Yang mengherankan, Dian, santai saja, bahkan bersikap sopan kepada penjual buku itu.
Ani bertanya kepada sahabatnya, “Hei, Dian, mengapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan ia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”

“Tapi ia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah Ani. Ia masih merasa jengkel.
“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu tidak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri.”

Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain terhadap kita. Kalau  mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lain. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba menjadi sedemikian pelit.

Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain terlebih dahulu.
Mari menjaga suasana hati, jangan biarkan sikap buruk orang lain menentukan cara kita bertindak. Pilihlah untuk tetap  berbuat baik, sekalipun kita menerima hal yang tidak baik.

Pemenang kehidupan adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, dan yang tetap tenang di tengah badai yang paling hebat, serta yang selalu bersyukur.



Nama: Elintia Devi
NPM: 12515172
Kelas: 1PA16

Minggu, 19 Juni 2016

Puisi untuk Ibu



Ibu

Ibu
Setetes darah demi darah membasahi tubuhmu
Berjuang dikala sang surya bangun dari sarangnya
Dan merintih hanya untuk napasku

Ibu
Terlihat sebuah senyuman dan tangis
Dikala engkau melihat tubuh mungilku
Yang berlumuran darah ini

Kini, sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang
Membantai lawan dan merebut kemenangan
Ibu, aku berjanji agar 9 bulan yang telah kau lalui
Tidak akan menjadi debu, melainkan menjadi emas

Ibu
Hanya doa yang bisa ku persembahkan
Dan hanya tangisku sebagai saksi
Atas rasa cintaku padamu

Ibu
Terima kasih atas semua jasamu
Takkan pernah ku melupakanmu
Hingga tubuh ini terbujur kaku dan napas ini terhenti



Nama: Elintia Devi
NPM: 12515172
Kelas: 1PA16 

Gangguan-Gangguan Kepribadian




Tulisan kali ini saya ingin membahas tentang gangguan-gangguan kepribadian. Tapi sebelum membahas itu, ada baiknya kita tahu terlebih dahulu apa itu kepribadian.

Kepribadian adalah suatu susunan sistem psikofisik (psikis dan fisik yang berpadu dan saling berinteraksi dalam mengarahkan tingkah laku) yang kompleks dan dinamis dalam diri seorang individu, yang menentukan penyesuaian diri individu tersebut terhadap lingkungannya, sehingga akan tampak dalam tingkah lakunya yang unik dan berbeda dengan orang lain.

Gangguan kepribadian dibagi menjadi 3 kelompok. Pertama adalah gangguan kepribadian kelompok A. Gangguan kepribadian kelompok ini biasanya ditandai dengan gejala pemikiran dan perilaku yang aneh. Jenis-jenis gangguan kepribadian kelompok A adalah:

               
1.   Gangguan Kepribadian Skizotipal. Selain tingkah laku yang aneh dan cara bicara mereka yang tidak wajar, penderita gangguan kepribadian jenis ini kerap terlihat cemas atau tidak nyaman dalam situasi sosial. Penderita juga kerap berkhayal, misalnya percaya bahwa dirinya memiliki kekuatan telepati yang mampu memengaruhi emosi dan tingkah laku orang lain atau percaya bahwa suatu tulisan di koran adalah sebuah pesan tersembunyi bagi mereka. 
2.   Gangguan Kepribadian Skizoid. Ciri utama penderita gangguan kepribadian jenis ini adalah sifat yang dingin. Mereka seperti sukar menikmati momen apa pun, tidak bergeming saat dikritik atau dipuji, dan tidak tertarik menjalin hubungan pertemanan dengan siapa pun, bahkan dengan lawan jenis. Mereka cenderung penyendiri dan menghindari interaksi sosial dengan orang lain. 
3.   Gangguan Kepribadian Paranoid. Ciri-ciri utama gangguan kepribadian jenis ini adalah kecurigaan dan ketidakpercayaan terhadap orang lain secara berlebihan, bahkan pada pasangan mereka juga. Mereka selalu takut bahwa orang lain akan memanipulasi atau merugikan mereka, dan mereka takut pasangan mereka akan berkhianat. 

Kelompok gangguan kepribadian yang kedua adalah kelompok B. Ciri-cirinya adalah pola pikir dan perilaku yang tidak bisa diprediksi, serta emosi yang berlebihan dan dramatis. Jenis-jenis gangguan kepribadian kelompok B diantaranya adalah:

               
1.   Gangguan Kepribadian Ambang (Borderline). Orang yang menderita kondisi ini biasanya memiliki dorongan untuk menyakiti diri sendiri dan tidak stabil secara emosi
2.   Gangguan Kepribadian Antisosial. Orang yang menderita kondisi ini kerap mengabaikan norma sosial yang berlaku dan tidak memiliki rasa simpati apabila orang lain mengalami kesusahan. Penderita malah cenderung menyalahkan orang lain atas masalah yang terjadi dalam hidup mereka. Mereka gemar mengintimidasi orang lain dan tidak menyesali akibat dari perbuatan mereka tersebut. Ciri lainnya adalah ketidakmampuan mengendalikan amarah dan mempertahankan hubungan dalam jangka panjang.
3.   Gangguan Kepribadian Narsistik. Orang yang menderita kondisi ini merasa yakin sekali bahwa dirinya lebih istimewa dibandingkan orang lain. Mereka cenderung arogan dan terus-menerus mengharapkan pujian dari orang lain. Mereka akan membanggakan dan melebih-lebihkan prestasi yang dicapai. Ketika merasa ada orang lain yang lebih unggul daripada mereka, penderita gangguan kepribadian narsistik akan merasa sangat iri.
4.   Gangguan Kepribadian Histrionik. Orang yang menderita kondisi ini biasanya terlalu mencemaskan penampilan, cenderung dramatis dalam berbicara, dan selalu mencari perhatian. Apabila menjalin hubungan pertemanan, penderita gangguan ini akan menganggap hubungan mereka dengan temannya tersebut sangat erat, meskipun orang lain menganggapnya tidak. 

Kelompok gangguan kepribadian ketiga adalah kelompok C. Meski ciri-ciri tiap gangguan yang masuk dalam kelompok ini berbeda-beda, ada satu komponen yang sama, yaitu rasa cemas dan ketakutan. Gangguan kepribadian kelompok C terdiri dari:

                
1.   Gangguan Kepribadian Dependen. Penderita kondisi ini akan merasa sangat tergantung pada orang lain dalam hal apa pun. Mereka tidak bisa hidup mandiri dan selalu diliputi rasa takut akan ditinggalkan orang lain. Saat mereka sedang sendiri, mereka akan merasa tidak nyaman dan tidak berdaya. Akibat ketergantungan yang berlebihan ini, penderita gangguan kepribadian dependen tidak akan bisa membuat keputusan dan mengemban tanggung jawab sendiri tanpa petunjuk dan bantuan orang lain.
2.   Gangguan Kepribadian Menghindar (Avoidan). Ciri utama pada penderita kondisi ini adalah penghindaran terhadap kontak sosial, terutama dalam kegiatan baru yang melibatkan orang asing. Tidak sama seperti gangguan kepribadian skizoid, penghindaran ini dilakukan penderita lantaran mereka malu dan tidak percaya diri. Sebenarnya mereka ingin sekali menjalin hubungan dekat, namun mereka merasa diri mereka tidak pantas untuk berbaur dan sangat khawatir mengalami penolakan.
3.   Gangguan Kepribadian Obsesif Kompulsif. Orang yang mengalami kondisi ini bisa dikatakan ‘gila kendali’. Mereka sulit untuk bisa bekerja sama dengan orang lain dan lebih memilih untuk mengatur atau menyelesaikan tugasnya sendiri. Diakibatkan kepribadian mereka yang perfeksionis, sering kali mereka stres apabila hasil pekerjaan tidak sesuai dengan standar mereka yang tinggi. Apabila penderita gangguan ini adalah seorang atasan di kantor, maka dia tidak akan bisa mendelegasikan tugas pada bawahannya dan hasratnya untuk mengatur situasi dan pegawainya akan makin menjadi-jadi. Kepribadian penderita cenderung kaku dan gila kerja. Sering kali mereka mengabaikan teman dan jarang terlibat dalam kegiatan bersama. Mereka lebih asyik mengurus aturan-aturan, perincian, jadwal, dan mengawasi ketertiban. 

Sekian penjelasan saya mengenai gangguan-gangguan kepribadian, mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat dan tidak lupa saya mengucapkan terima kasih banyak kepada yang sudah membaca tulisan ini.



Nama: Elintia Devi
Kelas: 1PA16
NPM: 12515172